Lepas Sambut Ketua dan Pengurus Asosiasi UMKM Kota Depok Periode 2022 - 2025

Dewan Pembina, Penasehat, Ketua, serta Anggota Asosiasi UMKM Depok Periode 2022-2025

Udara pagi yang cerah di Buperta Cibubur hari ini 23/03/2022 menjadi saksi para pegiat UMKM Kota Depok dalam menapaki babak baru. Pasalnya, hari ini telah dilantik Ketua Baru Asosiasi UMKM Kota Depok Rudi Murodi yang menggantikan kepemimpinan sebelumnya Indra Rusliawan. Acara yang meriah ini menghadirkan banyak sekali tokoh UMKM baik dari kalangan anggota DPRD, Pejabat Pemerintah, Stake Holder, Pimpinan Kampus Universitas, Komunitas, dan banyak lagi para pelaku / pegiat UMKM Kota Depok.

Pelantikan Ketua Baru

Mewakili ketua dewan pembina dan penasihat asosiasi UMKM Wahyudi Setiawan memberikan Bendera Pataka Asosiasi UMKM kepada Rudi Murodi yang merupakan ketua asosiasi terpilih periode kepengurusan 2022 - 2025. Didepan khalayak wahyudi setiawan berpesan dan berharap semoga Asosiasi UMKM Kota Depok semakin maju dan lebih hebat lagi melalui kepemimpinan Rudi Murodi sebagai ketua.

Dalam pidato pertamanya, Rudi Murodi mengucapkan banyak terimakasih yang tak terhingga kepada semua para sahabat Komunitas dan para senior yang telah hadir semoga selamanya kita mampu menjalin silaturahmi dan terus berkontribusi dalam pemulihan dan pembagunan ekonomi di kota Depok.

Sertijab Ketua Sebelumnya kepada Ketua Yang Baru
Beberapa Karangan Bunga Ucapan Selamat dan Sukses

Selain itu, dukungan dan donasi pun banjir pada acara tersebut. Terbukti dengan banyaknya berjajar karangan bunga sukacita ucapan selamat, makanan yang melimpah sepanjang acara, serta hadiah berupa kartu anggota Asosiasi UMKM Kota Depok dalam bentuk Tapcash dari Bank BNI.
Selanjutnya adalah serah terima jabatan (sertijab) antara Indra Rusliawan dengan Rudi Murodi. Indra Rusliawan juga menyampaikan banyak terimakasih atas peran serta para sahabat UMKM Depok yang keren dan telah banyak membantu serta berkontribusi selama ini kepada Asosiasi UMKM Kota Depok dalam mendukung perkembangan ekonomi Kota Depok.

Acara dilanjutkan dengan sambutan - sambutan serta ucapan selamat dari Walikota Depok yang disposisi oleh Usman Haliyana dan Anggota DPRD Kota Depok Endah Winarti beserta Ade Supriyatna. Sebelumnya juga telah dibacakan surat yang ditandatangani oleh Kepala DKUM Kota Depok Dede Hidayat, berupa surat keterangan dan pernyataan yang berisikan bahwa Asosiasi UMKM Kota Depok merupakan binaan dan mitra Dinas Koperasi dan UMKM Kota Depok yang membawahi serta mewadahi seluruh UMKM 11 Kecamatan di Kota Depok.

MOU Bank BNI dengan Asosisasi UMKM Kota Depok

Ditutup dengan Doa, serta MOU bersama Bank BNI Cabang Depok silaturahmi Acara Pelantikan berjalan dengan sukses dan kondusif. Terimakasih Asosiasi UMKM Kota Depok, kepada ketua yang lama saatnya berpisah dengan senyum dan kenangan indah, dan untuk ketua yang baru mari kita sambut dengan semangat serta harapan baru.

Depok Womenpreneur Award 2021, Wujud Apresiasi Bagi Perempuan Penggerak Ekonomi di Kota Depok

E-Flyer Acara Depok Womenpreneur Awards 2021
 
Di masa pandemi Covid-19, perempuan terbukti mampu berkiprah dengan membantu perekonomian keluarga. Sebagian besar, bahkan 80 persen UMKM yang tumbuh dan bertahan di masa pandemi pelakunya adalah perempuan. Maka tak heran di hari Pahlawan 10 Nopember 2021 Indonesia council for small Business (ICSB) menggelar Womenpreneur Awards 2021 di Depok. 
 
ICSB Kota Depok menggelar ajang penghargaan bagi para perempuan penggerak ekonimi di Kota Depok. Womenpreneur Awards 2021 merupakan wujud apresiasi kepada perempuan pengusaha yang dalam hal ini UMKM di Depok yang telah membantu menopang ekonomi kota Depok.
Menurut penggagas sekaligus Ketua ICSB Kota Depok Wahyudi Setiawan selama ini terbukti perempuan mendominasi UMKM Depok. Jadi harusnya ada apresiasi buat perempuan Indonesia. 
"Kami ICSB menggagas acara Womenpreneur Awards ini sebagai bentuk penghargaan bagi perempuan-perempuan hebat di Depok. Rencananya penghargaan ini bakal digelar setiap tahun," kata Wahyudi.  
 
"Mereka ini juga pahlawan yang harus diapresiasi. Karena itu bertepatan hari Pahlawan kita gelar acara ini," ujar Wahyudi. 
 
Sementara itu Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan perempuan-perempuan, apalagi yang ikut membantu ekonomi keluarga, mereka juga pahlawan. 
 
"Emak-emak ini semua pahlwan. Emak saya juga pahlawan. Bahkan UMKM di Depok lebih 80 persen dijalankan oleh perempuan. Saat pandemi, kala suami mereka terkena PHK, Emak-emak banyak yang membantu ekonomi keluarganya bangkit. Jadi acara ini patut kita adakan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi kita. Kami dari pemkot Depok siap mendukung ini," kata Imam. 
 
Para Penerima Penghargaan Depok Womenpreneur Awards Bersama Bapak Wakil Walikota Depok
 
Selain dihadiri Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH), Womenpreneur Award 2021 yang berlangsung di De Tambulatong Tapos Depok,  juga diikuti sejumlah pengusaha dan UMKM serta beberapa organisasi pengusaha perempuan seperti Ikatan Pengusaha  Muslimah Indonesia (IPEMI), Perempuan Pengusaha Jasaboga Indonesia (PPJI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta seluruh ketua UMKM setiap Kecamatan di Kota Depok beserta pak camat dan pak lurah.

Vidrie, Sosok Ibu Tegar Owner Rekta Handmade Soap

Produk Rekta Handmade Soap
 
2016 adalah tahun kesedihan vidrie setelah di tinggal pasangan hidup untuk selamanya. Padahal saat itu mereka baru saja di karuniai anak ke 4 yang baru berusia 4 bulan.

Sabun Rekta adalah brand ke 2 yang vidrie miliki setelah sebelumnya membuat brand untuk produk kriya, sementara Rekta adalah brand untuk produk personal care dengan produk andalannya sabun batang.  Membuat produk ini adalah jawaban panjang dari penyembuhan anak vidrie yang menderita dermatitis atopik, penyakit alergi yang menimbulkan gatal-gatal, kemerahan pada kulit. 
 
“Sejak suami masih ada kami sudah menjalani dan memberikan pengobatan juga menghindari makanan pencetus namun masih saja penyakit tersebut bertahan dan belum juga hilang.” Tukasnya.  Hingga suatu hari seorang kawan mengenalkan vidrie dengan natural soap bar.

“Setelah 2 minggu kami coba, atas ijin Allah ruam kemerahannya lambat laun menghilang dan berkurang hingga akhirnya sembuh.” Lanjut cerita sosok ibu tegar penyayang ini. Akhirnya vidrie coba mencari-cari kandungan dalam sabun batang biasa  yg ternyata memang menimbulkan alergi pada kulit sensitif.

Jenis kandungan yang harus di hindari oleh kulit sensitif adalah Sodium lauryl sulphate (SLS) dan sodium laureth sulphate (SLES). SLS dan SLES adalah bahan kimia pembuat busa dalam sabun, sampo, kondisioner, dan deterjen. Sulfat terbuat dari garam mineral yang mengandung sulfur. Ini dapat menyebabkan kulit menjadi kering kronis dan gatal-gatal di sekujur tubuh. Pemilik kulit sensitif sebaiknya gunakan kosmetik, sampo, dan kondisoner yang bebas sulfat.

Rekta Natural Handsoap
 
Akhirnya sejak saat itulah vidrie mulai belajar dan mengikuti berbagai kelas formulasi untuk membuat sabun batang dan membuat sabun batang sesuai yg vidrie inginkan. Di akhir 2017 vidrie mulai berani menjual produk-produk vidrie ke teman dekat dan alhamdulillah penjualannya cukup baik. Vidrie juga mulai membuka workshop pelatihan membuat sabun batang dan sabun cair di berbagai tempat dan di akhir 2019 vidrie mulai menghak patenkan brand Rekta.
 
Di awal 2021 Rekta terpaksa tutup sementara untuk menyelesaikan legalitas lain seperti BPOM. Untuk saat ini Rekta hanya membuka orderan produk souvenir pernikahan, serta beberapa souvenir untuk coffee shop. Dengan niat, tekad, dan ikhtiar maksimal, Rekta kini sedang menyelesaikan perijinan legalitasnya. Semoga secepatnya sabun-sabun Rekta bisa kembali menjadi salah satu alternatif sabun yang aman untuk kulit dan kesehatan. 
 
Untuk mengikuti workshop pembuatan sabun bisa menghubungi wa.me/6281293336953 serta dapatkan informasi seputar hand made soap via instagram rekta handmade soap di instagram.com/rektahandmadesoap atau kalau teman - teman mau kenal lebih dekat dengan sosok ibu tegar ini? Silahkan follow facebooknya https://www.facebook.com/vidrie.meidiani